alternatif.space Masuk

Capek cuma jadi penonton? Kamu nggak sendirian.

Demokrasi
itu otot.

Nggak cukup dihafal — harus dilatih. Dirikan partai, angkat posisimu, adu argumen lintas-bendera. Ini ruang latihannya.

Mulai Latihan

Sudah punya akun? Masuk

(Gulir buat lihat aturan mainnya) id • 2026

01 — Cara mainnya

Pilih bendera

Gabung partai yang sesuai posisimu — atau dirikan sendiri kalau belum ada yang cocok. Manifesto itu syarat, bukan formalitas.

Turun ke arena

Tulisanmu di mufakat selalu bawa bendera. Yang dinilai argumenmu, bukan jumlah pengikutmu.

Naik level

Pertanyaan paling tajam naik jadi deliberasi langsung di simposium. Posisi terbaik lahir dari latihan.

02 — Buka kamus dulu

par·tai

/n/ perkumpulan (segolongan orang) yang seasas, sehaluan, dan setujuan.

Nggak ada soal pemilu di situ. Nggak ada soal elit. Partai itu artinya kelompok — orang-orang yang searah. Di sini, kata itu balik ke artinya.

— Kamus Besar Bahasa Indonesia

03 — Empat ruang

Satu siklus, empat ruang.

01 · Bentuk kelompokmu

partai

Pembentukan & tata kelola partai

Buka ruang

02 · Adu argumen

mufakat

Deliberasi tertulis lintas-partai

Buka ruang

03 · Naik panggung

simposium

Deliberasi langsung

SEGERA

04 · Ingat semuanya

perpus

Dokumentasi & memori kolektif

SEGERA

04 — Aturan main

Aturan mainnya beda — dan itu intinya.

Manifesto wajib
Mau bikin partai? Tulis dulu posisimu. Tanpa manifesto, nggak jalan.
Ketua bisa di-recall
Ketua nggak nempel seumur hidup. Anggota bisa ganti lewat petisi dan suara.
Konfigurasi terbuka
Aturan tiap partai kebuka semua: siapa boleh masuk, siapa suara resmi, gimana ketua diganti.
Honeymoon 3 bulan
Partai baru dapat tiga bulan masa tenang buat membangun, sebelum recall aktif.

05 — Penutup

Otot nggak tumbuh
dari nonton.

Mulai Latihan
alternatif.space partai /  mufakat /  simposium /  perpus kontak — segera